Cara Program Akselerator Indigo Mendanai Startup melalui Lima Fase Validasi
21 April 2016
Ditulis dari #StartupLokal Meetup v.64 — Kartini in Indonesia Digital Industry

Program akselerator Indigo mendanai startup Indonesia melalui lima fase validasi berurutan, mulai dari tahap validasi pelanggan selama satu bulan hingga mencapai dana hingga dua miliar rupiah untuk perluasan pasar. Kerangka ini secara langsung menjawab penyebab umum kegagalan startup dengan memaksa founder untuk membuktikan permintaan sebelum membangun produk utuh.
Bagaimana Indigo Accelerator memvalidasi startup selangkah demi selangkah?
Apa masalah yang ingin diatasi oleh program ini?
Shinta Dhanuwardoyo, Founder & CEO Bubu.com, membuka dengan mengutip studi yang menunjukkan persentase sangat tinggi startup gagal. Alasan utamanya adalah membangun sesuatu yang tidak dibutuhkan orang.
"First you build something nobody wants of course you'll fail, number two and number three and these are the issue we want to address."
Kerangka Indigo Creative Nation dengan demikian memecah pertumbuhan startup ke dalam tahapan di mana setiap tahap harus lulus sebelum dana selanjutnya cair. Ini mencegah pemborosan upaya pada ide tanpa pasar.
Apa saja lima fase validasi?
Program ini memindahkan startup melalui fase berurutan berikut, masing-masing bertindak sebagai gerbang:
- Validasi pelanggan – buktikan kebutuhan pengguna dan kecocokan masalah-solusi hanya dengan ide dan mockup.
- Validasi produk – bangun produk dan buktikan pengguna menyukainya serta kembali secara berulang.
- Validasi model bisnis – buktikan orang akan membayar uang untuk produk.
- Validasi pasar – buktikan produk dapat diskalakan menggunakan saluran pelanggan Telkom.
- Validasi nilai – amankan pendanaan lanjutan dari investor internasional.
Setiap fase ada karena mode kegagalan berbeda muncul di level tersebut. Lompat tahap akan mengulang kesalahan membangun sesuatu yang tidak teruji.
Berapa besaran pendanaan di setiap fase?
Dana meningkat seiring turunnya risiko, karena startup telah menunjukkan bukti:
- Validasi pelanggan: 1 juta rupiah tunai untuk menguji ide selama satu bulan.
- Validasi produk: 120 juta rupiah untuk memvalidasi kecocokan solusi selama tiga bulan.
- Validasi model bisnis: 120 juta rupiah tambahan untuk membuktikan pendapatan selama tiga bulan.
- Validasi pasar: hingga dua miliar rupiah dan akses ke pelanggan Telkom selama sekitar satu tahun.
- Validasi nilai: bantuan untuk mendapatkan pendanaan lanjutan而非 dana Indigo langsung.
Pembicara membandingkan uang tersebut dengan orang tua yang memberi anak uang untuk sekolah.
"We just give you the funding so it's like we are the parents to give you money to go to school."
Apa itu perjanjian convertible note?
Mulai dari validasi produk, Telkom menandatangani convertible note dengan startup. Persentasenya naik per tahap:
- Validasi produk: convertible note 6%.
- Validasi model bisnis: convertible note 6%.
- Validasi pasar: hingga convertible note 12%.
Ini berarti Telkom mengambil posisi ekuitas di masa depan而非 saham langsung, menyelaraskan insentif dengan kelangsungan startup.
Bagaimana immersion Silicon Valley masuk ke dalamnya?
Startup dengan traksi kuat selama validasi pasar dapat mengikuti program immersion. Baru-baru ini, dua dari enam startup terpilih dikirim ke Silicon Valley untuk pitching dan pelatihan.
"We send them to Silicon Valley actually last week we just had that program run, two of six startups went to Silicon Valley and do some pitching there."
Ini memperkenalkan founder pada mentor dan investor global sebelum fase validasi nilai, meningkatkan peluang modal eksternal.
Apa rekam jejak alumni Indigo?
Startup mana yang lulus dan mendapat pendanaan lanjutan?
Sejak 2013, 256 startup telah masuk program. Contoh yang diberikan termasuk Kakatu, Goers, Apaja, Sonar, Pet ID, CG Jaris, Kaka Kaku, dan Run System. Banyak yang ada di Play Store.
Goers mencapai pendanaan pre-series A, mengamankan 1 juta dari investor lokal dan 1 juta dolar AS dari backer internasional.
"Goers is already on pre-series A for funding, he gets funding for 1 million from investors and also another 1 million US dollar from International investors."
Kakatu, aplikasi parental control, menandatangani kesepakatan dengan Telkom dan Samsung untuk menyematkan perangkat lunaknya di sekitar 1.000 perangkat Samsung. Sonar dan Pet ID juga menerima pendanaan lanjutan.
Bagaimana Indigo meningkatkan kredibilitas startup seperti Run System?
Run System, solusi ERP dari Georgia, menggambarkan lonjakan kredibilitas. Sebelum Indigo, perusahaan menghargai modulnya 5 juta rupiah, menganggap tim tersebut hanya pelajar.
Setelah bergabung, mereka menggunakan logo Indigo dan dukungan Telkom pada identitas mereka. Mereka lalu menjual satu modul seharga 16.000 dolar AS, dan pembeli menyebutnya murah.
"They can sell like one model for 16,000 US Dollars and they said that is cheap... they were like blown away so from 5 million rupia to $6,000 us per model."
Pembicara menggunakan ini untuk menunjukkan bahwa nama program di pitch deck mengubah kekuatan negosiasi karena perusahaan mempercayai asosiasi Telkom.
Sumber apa yang gratis didapat startup Indigo selain dana?
Pusat kreatif dan digital camp
Indigo menyediakan ruang kerja fisik bernama Creative Center di Bandung, Yogyakarta, dan Jakarta. Ada juga 16 creative camp di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi, bermerek Digital Valley.
Startup dapat menggunakannya secara gratis, bertemu klien di sana, dan menggunakan alamat Indigo di kartu nama.
"You can even put the Indigo program the Indigo logo there to boost up your credibility."
Ini memberi tim awal front profesional而非 alamat rumah.
Struktur mentoring
Mentoring berjalan di tiga level per minggu:
- Coaching tiga kali seminggu oleh resident mentor.
- Sesi tematik oleh visiting mentor.
- Sesi satu-satu 15 menit dengan global mentor dari MDI dan Silicon Valley.
Waktu global mentor singkat tetapi bernilai tinggi karena memberikan jawaban langsung atas masalah founder.
"Each session runs like only about 15 minutes but it's very precious because it give you direct advices on your problems."
Bagaimana founder melamar ke Indigo pada 2016?
Apa kategori dan kriteria proposalnya?
Panggilan 2016 menargetkan 200 startup. Proposal diajukan via indigo.id dari 1 April hingga 30 April, lalu periode penjurian menyusul. Kategori:
- Hanya ide inovatif.
- Ide dengan pelanggan tervalidasi dan pengguna aktif.
- Ide dengan bisnis dan pengguna berbayar.
Pembobotan skor: kualitas founder 60% dan bisnis 40%.
Mengapa bobot founder lebih penting daripada bisnis?
Shinta berargumen bahwa startup sukses terutama bergantung pada kemampuan founder mengeksekusi dan beradaptasi.
"We put more weight on the founder instead of the business because we believe that the successful startup mainly lies on the founder."
Kriteria termasuk menyelesaikan hal, ikatan tim, dan penanganan risiko. Ini berarti ide mentah dari founder kuat mengalahkan rencana polesan dari tim lemah, sesuai logika tingkat kegagalan program.
Mengapa wanita masih kurang terwakili di IT menurut IBM?
Apa hambatan pribadi pembicara?
Pandu S, Territory General Manager of Managed Services Partnerships for IBM, mengenang menjadi satu-satunya perempuan di lab coding kampus. Ia pertama kali bekerja di marketing shampoo Rejoice karena perusahaan IT tampak seperti ruang hanya untuk pria.
"When you look at IT companies that looks like a sausage fest... why would I want to go there I'd better work at PNG selling marketing shampoos."
Ia kemudian pindah ke IBM karena mencintai teknologi, menunjukkan hambatannya adalah persepsi bukan kapabilitas.
Apa statistik AS soal wanita di IT?
Di AS, hanya 12% lulusan IT adalah wanita, turun dari sekitar 30% secara historis.
"The general trend is 12% actually that's this year's data and actually it's been reduced so it used to be like around 30% of women but now it's about 12% which is bad."
Indonesia memiliki banyak lulusan IT wanita tetapi lebih sedikit wanita di tenaga kerja coding, meski proporsi pastinya tidak dinyatakan jelas.
Bagaimana tren cloud dan mobile mengubah industri?
IBM memperkenalkan komputer bisnis seabad lalu, pergeseran paradigma dari penggunaan hanya riset. Kini pergeseran lain via cloud, analytics, mobile, social, dan security (CAMSS).
Smartphone kini melebihi kekuatan pemrosesan pesawat Apollo. Startup menyampaikan produk lewat cloud, tidak hanya penyimpanan tapi pemrosesan, mengubah cara nilai dibangun.
Mengapa wanita sentral bagi data mobile dan social?
Wanita menggunakan mobile dan social lebih dari pria. Sekitar 70% postingan Facebook dibuat wanita, dan mereka memproduksi lebih banyak selfie dan data.
"Women use mobile devices more than men, women use Facebook and Twitter more than men... 70% of posts on Facebook are made by women."
Ini berarti gelombang teknologi baru secara alami berorientasi pada perilaku perempuan, yet wanita tetap jarang di karier IT, kesenjangan yang disorot pembicara untuk ditutup industri.
Poin Penting
- Indigo mendanai startup dalam lima fase: validasi pelanggan, produk, model bisnis, pasar, dan nilai, dengan kenaikan dana hingga dua miliar rupiah.
- Telkom mengambil convertible note 6% hingga 12% sejak fase produk而非 ekuitas langsung.
- Alumni seperti Goers dan Run System menggunakan dukungan Indigo untuk meningkatkan kredibilitas dan menutup deal lebih besar.
- Kualitas founder dihitung 60% dalam skor karena eksekusi mendorong kelangsungan startup lebih dari rencana.
- Wanita adalah 12% lulusan IT AS dan mendominasi penggunaan data social, yet tetap kurang terwakili di tenaga kerja tech.