Event Startuplokal
The AI Strategy Gap: What’s Missing in the Endpoint Shift
- Tanggal
- Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 08.00
- Lokasi
- The Westin Jakarta, Administrasi Jakarta Selatan
- Harga
- Gratis
Pendaftaran acara ini dikelola penyelenggara di eventbrite.sg.
Gratis
Acara
Waktu Standar Jakarta 08.00 - 11.10 (GMT+07:00)
Menyelaraskan Strategi AI dengan Infrastruktur Tenaga Kerja untuk Nilai yang Terukur dan Berkelanjutan
Realitas AI untuk Perusahaan Baru:
• Investasi AI fokus pada cloud dan pusat data, sementara sistem dan endpoint tertinggal.
• Karyawan menggunakan alat AI di perangkat yang tidak dirancang untuk itu, membatasi nilai yang dihasilkan.
• Mengembangkan AI secara luas membutuhkan keseimbangan antara produktivitas, keamanan, tata kelola, dan infrastruktur yang dimodernisasi.
Tantangan kini bukan lagi tentang mengadopsi AI, tetapi membangun infrastruktur yang siap AI secara aman yang memberikan produktivitas, efisiensi, dan nilai bisnis yang dapat diukur secara skala besar.
“Organisasi yang mendapatkan nilai terbesar dari AI adalah yang mempersiapkan infrastruktur tenaga kerja mereka untuk AI lebih dulu.”
- OpenGov
AI di Indonesia sedang berpindah dari eksperimen menuju kinerja bisnis, dengan fokus berpindah dari pusat data ke infrastruktur tenaga kerja.
AI dengan kemampuan edge meningkatkan produktivitas dan otomasi di level endpoint. Seiring adopsi meningkat, organisasi harus menyeimbangkan inovasi dengan keamanan, menjadikan AI edge sebagai hal esensial.
Fase berikutnya AI di Indonesia akan dimenangkan oleh organisasi yang memodernisasi endpoint tenaga kerja untuk memberikan peningkatan produktivitas yang terukur, sekaligus memperkuat keamanan dan tata kelola di edge perangkat.
Cara Organisasi Terkemuka Merespons:
• Produktivitas di Level Endpoint: Aktifkan alur kerja berbasis AI melalui perangkat siap AI dan akselerasi di perangkat.
• Keamanan, Tata Kelola, dan Privasi: Terapkan kebijakan, kendali, dan perlindungan data lebih dekat dengan tempat AI digunakan melalui kemampuan AI edge.
• Kesiapan Infrastruktur Hybrid: Perluas AI dari cloud dan pusat data ke endpoint di lingkungan cloud, on-premises, dan edge.
Tanpa infrastruktur siap AI, organisasi berisiko mengembangkan AI lebih cepat dari kemampuan mereka untuk mengamankannya atau mengaturnya, meningkatkan ketidakefisienan dan risiko. Fase berikutnya AI akan bergantung pada lingkungan tenaga kerja cerdas dan aman secara skala besar.
Hasil Utama bagi Pemimpin AI Perusahaan:
-
UBAH pandangan AI dari eksperimen menjadi produktivitas terukur dan dampak bisnis nyata
-
SEIMBANGKAN inovasi dengan keamanan, tata kelola, dan kendali operasional
-
TENTUKAN peran PC AI dan AI edge dalam infrastruktur perusahaan
-
SIAPKAN infrastruktur tenaga kerja siap AI yang dapat dikembangkan secara aman
-
OPERASIONALKAN AI di seluruh endpoint, alur kerja, dan lingkungan untuk membuktikan ROI
Siapa yang harus hadir
-
Chief Digital Officers
-
Chief Information Officers
-
Chief Technology Officers
-
Chief Information Security Officers
-
Chief Data Officers
-
Chief Operating Officers
-
Chief Transformation Officers
-
Direktur dan Kepala AI dan Inovasi
-
Direktur dan Kepala Infrastruktur dan Jaringan IT
-
Direktur dan Kepala Arsitektur Perusahaan
-
Direktur dan Kepala Strategi Teknologi
-
Direktur dan Kepala Keamanan Siber
-
Direktur dan Kepala Transformasi Digital
-
Direktur dan Kepala Operasional IT
-
Direktur dan Kepala Teknologi Tempat Kerja
- Tanggal
- Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 08.00
- Lokasi
- The Westin Jakarta, Kav. C-22A Jalan Haji R. Rasuna Said, Kecamatan Setiabudi, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940, Setiabudi, Administrasi Jakarta Selatan, 12940
- Penyelenggara
- OpenGov Asia
- Harga
- Gratis